Situasi ekonomi bangsa indonesia telah memasuki fase perkembangan yang sangatlah labil. Ekonomi rakyat indonesia yang belum mandiri dan bergantung pada hutang luar negeri dan terbebani oleh oleh bunga IMF yang sangat tinggi. Kualitas sumberdaya alam yang semakin lama semakin menipis serta sumber daya manusia yang kurang berkompetensi semakin memperburuk keadaan indonesia.
Perekonomian Indonesia sanggatlah tergantung oleh situasi politik yang terjadi. Hal ini terkait oleh kebijakan kebijakan yang telah dirancang dan di atur oleh setiap partai politik. Setiap partai memiliki ciri dan sistem ekonomi yang berbeda. Ada yang sejalan dengan realita dan adapula yang hanya sekedar teoritis belaka. Oleh karena itu kita pelajari segala platform ekonomi partai yang saat ini telah diperrsiapkan oleh setiap partai untuk menyambut pemilu tahun 2009 ini.
Sebelum melihat platform ada baiknya kita melihat keadaan ekonomi indonesia tahun 2004-2009 dibawah pemerintahan Susilo Bambang Yudhono dan Jusuf Kalla.
Menurut para pengamat perekonomian indonesia di bidang bisnis mulai menggeliat bangkit ditandai dengan meningkatnya exspor dibanding impor. Beberapa komoditas yang belum berkembang kini mulai di kembangkan seperi kelapa sawit, biji Jarak, dan agrobisnis lainnya.
Di sektor pertambangan indonesia merevisi segala kontrak dengan perusahaan asing. Dan di sektor perekonomian kecil dan menengah telah dikelola dengan adanya PNPM mandiri. Yaitu pemberian modal tanpa agunan kepada para pedagang kecil. Walaupun hasilnya belum dapat di lihat. Walaupun begitu pemerintahan ini juga lemah di bidang kebijakan BBM. Dalam hal ini pemerintahan terkesan lamban mengambil keputusan.
Setelah melihat kondisi ekonomi marilah kita bahas Platform partai. Contoh perbandingan platform Partai
Dari kedua contoh platform di atas saya memiliki kesimpulan bahwa sistem ekonomi partai yang realitas ialah yang memiliki langkah langkah kongkrit. PDI P sangatlah memperdulikan rakyat dan perekonomian lemah, akan tetapi jangka panjangnya kurang begitu jelas karena tidak ada pengembangan di sektor pengembangan energi dan daya sehingga pada akhirnya akan merepotkan. Karena energi dan daya ialah penggerak perekonomian di sekor riil. Sehingga bila hal ini tidak dibahas dengan benar maka akan mengganggu kstabilitas ekonomi.
Partai PKS menurut saya telah memiliki dan merancang hingga ke bagian tersebut sehingga saya anggap paling real yang dapat dijalankan. Tentang kemakmuran rakyat kecil dan usahanya saya rasa telah di bahas dihampir semua partai yang terkesan hanya propaganda kosong untuk menarik massa. Demokrat dan Golkar juga gencar dengan program program pengembangan UKM. Hal ini saya kira akan sia sia ketika menghadapi kenyataan bahwa energi atau daya seperti listrik dan infrastruktur jalan tidak segera diperbaiki. Oleh karena itu lebih baik memilih partai yang memiliki step by step pengembangan ekonomi yang solid.
Selasa, 06 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar